Minggu, 17 April 2016

Busana Muslim Terbaru Di Bandung

Seorang perempuan harus berpakaian dengan sopan di depan perempuan Muslim lain; ia dapat mengungkap apa yang dia akan biasanya menyingkapkan, rambutnya, lengan, kaki. Sebagai untuk bagian-bagian lain dari tubuhnya, seperti dia terkilir, dan area payudara, mereka tidak boleh menyingkapkan.

Walaupun dia yang diizinkan untuk mengenakan pakaian yang licin dan indah dan membentuk, ia harus mengambil sangat berhati-hati untuk berperilaku dan pakaian dengan cara yang stasiun dengan kehadirannya dan tidak pada taurat-ku haya perempuan lain.

Jika seorang Busana perempuan Muslim menemukan dirinya di dalam suatu keadaan di mana ada perempuan lain yang dikenal sebagai 64-11, kemudian ia harus buruk pakaian sesuai dan harus mengikuti aturan-aturan yang sama dari awrah yang berlaku bila dalam masyarakat. (aturan kita belajar sebagai syarat-syarat jilbab.)

awrah seorang perempuan di depan perempuan non-Muslim:

Ini adalah suatu beberapa perbedaan pendapat antara para ahli. Beberapa mengatakan bahwa aturan-aturan yang sama berlaku sebagai untuk perempuan Muslim, namun yang lain berkata bahwa seorang perempuan harus mematuhi peraturan yang lebih ketat untuk menutupi di antara perempuan non-Muslim.

Ketika seorang wanita memutuskan pada tingkat meliputi setia di depan ruangan perempuan Muslim harus ingat bahwa perempuan non-Muslim mungkin tidak menyadari bahwa dia tidak menerangkan seorang perempuan Muslim kecantikan untuk setiap orang.

Dengan itu adalah penting bahwa ia membuatnya keputusan berdasarkan setiap situasi yang berbeda. Perempuan Muslim harus selalu berpakaian dengan pakaian yang di atas semua lain mengekspresikan kesederhanaan dan bermartabat. Jika ada perempuan tidak dikenal dalam pengumpulan yang mungkin akan lebih baik untuk memiliki tingkat lebih tinggi dari yang menutupi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar